Postingan

TUGAS MANDIRI 15

 WAHYU ADI SURYO 43125010214 E12 Nasionalisme Digital: Menjaga Jati Diri Bangsa di Tengah Budaya Global Pendahuluan Globalisasi telah mengubah cara manusia berinteraksi, berpikir, dan membangun identitas. Perkembangan teknologi digital dan media sosial menjadikan dunia seolah tanpa batas, di mana budaya, nilai, dan ide dari berbagai negara dapat diakses dengan mudah. Di Indonesia, fenomena ini sangat terasa terutama di kalangan Generasi Z yang tumbuh dalam ekosistem budaya populer global seperti K-Pop, Hollywood, dan platform digital lintas negara. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: apakah nasionalisme masih relevan di era global yang serba terbuka? Nasionalisme kerap dipersepsikan sebagai sikap yang kaku dan tertutup terhadap pengaruh asing. Padahal, dalam konteks kekinian, nasionalisme justru dituntut untuk bersifat adaptif dan dinamis. Tantangan terbesar bukan terletak pada masuknya budaya global, melainkan pada kemampuan bangsa dalam mempertahankan jati diri...

TUGAS MANDIRi 14

  Refleksi Integritas dan Kejujuran sebagai Mahasiswa dan Warga Masyarakat Pendahuluan Bagi saya, integritas bukan sekadar soal berkata jujur, tetapi tentang keselarasan antara nilai yang diyakini, ucapan yang disampaikan, dan tindakan yang dilakukan, bahkan ketika tidak ada yang mengawasi. Kejujuran merupakan inti dari integritas, karena dari sanalah kepercayaan dibangun—baik dalam lingkungan akademik maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai mahasiswa, integritas menjadi fondasi penting karena dunia akademik tidak hanya bertujuan menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat secara moral. Di lingkungan kampus, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin, profesional, dan agen perubahan sosial. Oleh karena itu, integritas tidak bisa diposisikan sebagai nilai tambahan, melainkan sebagai kebutuhan utama. Tanpa integritas, prestasi akademik kehilangan maknanya, dan gelar pendidikan hanya menjadi simbol kosong. Refleksi ini menjadi...

TUGAS MANDIRI 13

 WAHYU ADI SURYO 43125010214 E12 Mencari Titik Temu: Refleksi Tantangan Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah A. Pendahuluan Sebagai negara kesatuan dengan wilayah yang luas dan karakteristik sosial, ekonomi, serta budaya yang sangat beragam, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga keselarasan antara kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Otonomi daerah yang diperkuat sejak era reformasi pada dasarnya dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan memberi ruang bagi daerah untuk mengelola potensi lokalnya. Namun, dalam praktiknya, hubungan pusat dan daerah sering kali diwarnai ketegangan akibat perbedaan kepentingan, tafsir regulasi, hingga keterbatasan kewenangan fiskal. Harmonisasi kebijakan menjadi isu krusial karena ketidaksinkronan antara regulasi pusat dan daerah tidak hanya menimbulkan ketidakpastian hukum, tetapi juga berdampak langsung pada efektivitas pelayanan publik dan pembangunan. Fenomena tumpang tindih regulasi, peno...

TUGAS MANDIRI 6

Gambar
  WAHYU ADI SURYO  E-12 Suara Mahasiswa: Antara Hak Bersuara dan Batasan Etika Akademik Abstrak Tulisan reflektif ini membahas dinamika suara mahasiswa di perguruan tinggi sebagai wujud partisipasi aktif dalam dunia akademik dan masyarakat. Di satu sisi, mahasiswa memiliki hak konstitusional untuk berpendapat, menyuarakan kritik, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi kampus. Namun di sisi lain, kebebasan ini harus diimbangi dengan etika akademik, tanggung jawab moral, serta kepatuhan terhadap norma institusi pendidikan. Berbagai permasalahan muncul ketika ekspresi mahasiswa berbenturan dengan batasan etis, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga tindakan yang mencederai integritas akademik. Melalui refleksi ini, penulis menganalisis pentingnya keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan etika akademik dalam membentuk karakter intelektual yang kritis, santun, dan bertanggung jawab. Kata Kunci Suara mahasiswa, etika akademik, kebebasan berpendapat, refleksi, ...